Showing posts with label Top 7. Show all posts
Showing posts with label Top 7. Show all posts

Tuesday, March 7, 2017

7 Spot Instagramable di Rio de Janeiro

Rio de Janeiro merupakan kota terbesar keempat di dunia. Tak hanya luas, kota ini adalah salah satu yang terindah di bumi. Sehingga tak mengherankan jika Rio menjadi salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi di Amerika Latin.

Selain lanskap kotanya yang sangat indah dengan pantai, danau, dan perbukitannya kota ini juga dilengkapi dengan gedung-gedung bersejarah yang sangat ikonik dan bangunan-bangunan menakjubkan lainnya.

Rio de Janeiro berasal dari bahasa Portugis dan mempunyai makna ‘Sungai Januari’ ini mempunyai luas 1.256 km2 dan dihuni oleh lebih dari 10 juta jiwa. Karena kecantikannya, pada tahun 2012 kota ini telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia Unesco.

Dalam perjalanan ke kota ini pada tahun lalu, Travel Today memilih 7 destinasi favorit yang paling ramai dikunjungi di Rio De Janeiro dan tentu saja instagramable:

  1. Cristo Redentor


[caption id="attachment_1245" align="aligncenter" width="800"] Cristo Redentor adalah tujuan utama yang ingin disinggahi para pelancong di Rio de Janeiro. (Foto: simplyairlines.com)[/caption]

Pilihan pertama tentu saja Cristo Redentor yang berarti Kristus Sang Penebus. Patung Kristus ini sangat monumental dan terkenal di dunia. Sehingga terpilih menjadi salah satu dari 7 keajaiban dunia baru. Cristo Redentor yang sering disebut juga Christ the Redeemer berdiri di ketinggian 710 meter di puncak bukit Corcovado dan dibangun pada tahun 1922 pada masa kejayaan Art Deco. Patung Kristus yang sangat gagah dengan tangan terbentang yang dipercaya menaungi Kota Rio de Janeiro ini dapat dilihat dari beberapa sudut kota

Untuk menuju ke patung ini tidaklah sulit. Cukup naik bus atau kereta yang menuju Taman Nasional Tijuica, tempat dimana patung ini berada. Kemudian membeli tiket dan naik kendaraan mini bus khusus yang disiapkan oleh pengelola taman nasional ini. Sesampai di atas kita harus menaiki eskalator dan lift yang sudah disiapkan.

Saat yang baik untuk mengunjungi tempat ini pada saat hari kerja, Senin-Kamis jam 10 pagi sampai 5 sore. Jika anda berkunjung pada hari Jumat-Minggu, maka kesabaran anda akan diuji oleh antrean yang sangat panjang. Berjam-jam lamanya.

Tetapi semua yang sampai di puncak bukit Corcovado akan mendapat ganjaran yang sama. Kita akan melihat lanskap kota Rio de Janeiro yang sangat indah dengan pemandangan kota yang sangat menakjubkan. Oleh karena itu Travel Today meletakkannya di urutan pertama.

 

  1. Sugarloaf Mountain


[caption id="attachment_1246" align="aligncenter" width="960"] Sugarloaf Mountain memanjakan mata dengan pemandangan indah seluas mata memandang. (Foto: Travel Today)[/caption]

Di urutan Kedua ada Sugarloaf Mountain. Bukit berbatu setinggi 395 meter dari atas permukaan Laut Atlantis dan berada di Teluk Guanabara. Bukit dan teluk ini pertama kali ditemukan oleh pelayar Portugis pada tahun 1502. Untuk menuju puncak Sugarloaf Mountain, kita harus naik cable car atau kereta gantung dari dasar Bukit Babilonia.

Untuk bisa menumpang kereta gantung yang bisa memuat 75 orang ini kita harus rela untuk merogoh kocek seharga USD 22 atau setara dengan Rp.250.000,-. Kereta akan berangkat setiap 10 menit sekali dan sebelum mencapai puncak akan transit di bukit Morro da Urca.

Ketika berada di dalam kereta gantung, traveller akan disuguhi pemandangan Teluk Guanara yang sangat indah. Dari puncak Bukit Morro da Urca anda dapat beristirahat sejenak di kafe-kafe dan restoran yang tersedia sambil mengabadikan dan menikmati keindahan pemandangan Teluk Guanara, Lautan Atlantis, dan Kota Rio de Janeiro.

Setelah puas, kita dapat melanjutkan kembali naik kereta gantung selanjutnya untuk menuju puncak Sugarloaf Mountain yang akan membuat betah berlama-lama. Puncak bukit batu ini telah disulap menjadi destinasi wisata yang sangat menarik. Para pengunjung akan memperoleh kesempatan untuk berfoto dari segala sudut yang sama indahnya.

Jangan lupa untuk berfoto di depan kereta gantung yang ada. Wahana-wahan ini kerap dipakai untuk shooting beberapa film terkenal. Salah satunya film James Bond yang meninggalkan memorabilia berupa satu gerbong kereta untuk menjadi lokasi foto para wisatawan. Saat yang asyik untuk datang ketempat ini adalah sore hari, karena anda bisa menikmati keindahan sunset yang tiada tara.

 

  1. Pantai Copacabana


[caption id="attachment_1247" align="aligncenter" width="960"] Pantai Copacabana menjadi tempat bersantai yang nyaman. Warga lokal dan mancanegara biasa berinteraksi di sana. (Foto: Travel Today)[/caption]

Setelah puas menikmati kota Rio dari atas puncak Bukit Cristo Redentor dan Sugarloaf Mountain, maka saatnya menikmati salah satu pantai yang sangat terkenal di dunia, yaitu Pantai Copacabana. Pantai yang berpasir putih dengan bibir pantai yang sangat luas ini telah beberapa kali meraih predikat pantai terbaik di dunia.

Pantai Copacabana memanjang lebih dari 4 km dan menjadi destinasi utama di Rio de Janeiro. Dari pagi sampai malam hari, pantai ini tidak pernah sepi. Pada saat tengah hari yang terik di musim panas pun Copacabana selalu dipenuhi wisatawan yang asyik menjemur diri. Pantai ini juga menjadi pusat perayaan festival tahunan yang sangat terkenal di dunia. Datanglah sore hari, traveller akan melihat banyak pertunjukan musisi jalanan yang membuat pantai ini semakin meriah.

 

  1. Pantai Ipanema


[caption id="attachment_1248" align="aligncenter" width="960"] Pantai Ipanema memiliki daya tarik tersendiri yang tak kalah dengan Pantai Copacabana. (Foto: Travel Today)[/caption]

Pantai ini sebenarnya berada satu garis lurus dengan Pantai Copacabana. Layaknya Pantai Kuta dan Pantai Seminyak di Bali. Jika Copacabana lebih banyak dikunjungi oleh wisatawan yang membawa keluarga dan mereka yang sudah lebih dewasa layaknya pantai Sanur di Bali, maka Pantai Ipanema dipenuhi wisatawan usia muda dari seluruh dunia. Layaknya tempat nongkrong anak muda, maka di pantai ini kita akan disuguhi banyak pemandangan anak-anak muda yang bermain voli pantai, tenis pantai, dan tentu saja sepak bola pantai.

Pemandangan di Ipanema tidak kalah dengan Copacabana. Sepanjang pantai ini juga dipenuhi oleh kafe, restoran, toko suvenir, galeri, teater, dan klab. Tinggal anda pilih sesuai selera. Kalau anda jomblo atau merasa berusia muda, lebih baik pilihlah Pantai Ipanema.

 

  1. Lagoa


[caption id="attachment_1249" align="aligncenter" width="688"] Alam seperti berpihak pada Rio de Janeiro. Selain gunung dan pantai, masih ada danau yang dikenal sebagai Lagoa (Foto: panomario.com)[/caption]

Lagoa merupakan kawasan paling ekslusif di distrik Zona Sul, Rio de Janeiro. Lagoa juga merupakan rumah bagi laguna besar yang dikenal dengan nama Lagoa Rodrigo de Freitas. Jika traveller datang kemari, kita tidak akan menyadari kalau ini adalah lagoon atau danau. Karena airnya yang jernih dan biru serta banyaknya yacht yang bersandar di tepiannya membuat danau ini lebih menyerupai laut.

Lagoa merupakan rumah bagi banyak spesies burung dan ikan yang hidup di Brazil. Sepanjang tepian lagoa dipenuhi oleh pohon-pohon yang sangat rimbun dan terjaga keasriannya. Lagoa menjadi tempat favorit untuk olahraga bersepeda dan lari. Karena di sepanjang pinggir Lagoa telah disiapkan jalur sepeda dan jogging track yang sangat aman. Terpisah dari kendaraan dan pejalan kaki. Di sepanjang Lagoa juga banyak terdapat kafe dan restoran yang bisa menjadi pilihan untuk bersantai dan menikmati pemandangan.

 

  1. Centro


[caption id="attachment_1250" align="aligncenter" width="960"] Travel Today mengabadikan diri di depan Escadaria Selaron. Selain kekayaan alam, Rio de Janeiro pun dihidupi oleh karya para seniman. (Foto: Travel Today)[/caption]

Seperti namanya, Centro adalah pusat kota Rio de Janeiro. Di Centro kita akan menemukan banyak bangunan bersejarah dan gedung-gedung yang indah. Salah satunya yang terkenal adalah Arcos da lapa. Saluran air yang dibangun pada abad ke-18 oleh pemerintah kolonial ini sungguh menakjubkan dan menjadi tempat berfoto yang indah dan sangat instagramable.

Bersebelahan dengan Arcos da lapa terdapat The Metropolitan Chatedral of Saint Sebastin. Gereja Khatedral ini sangat tinggi, setara dengan gedung 8 lantai dengan bentuk menyerupai piramida. Dinding bagian dalam gereja ini dipenuhi kaca-kaca art deco dari abad pertengahan yang memancarkan cahaya berwarna warni. Sungguh indah.

Beberapa ratus meter dari kedua gedung ini terdapat Escadaria Selaron atau Tangga Selaron. Tangga yang berwarna-warni dan sangat cantik ini menjadi salah satu tempat favorit untuk berfoto di Brazil. Disamping itu di daerah ini juga banyak terdapat restoran lokal Brazil dengan beragam menu yang wajib dicoba oleh wisatawan yang berkunjung ke Rio de Janeiro.

 

  1. Parque Nacional de Tijuca


[caption id="attachment_1251" align="aligncenter" width="690"] Air terjun Cascatinha di Parque Nacional de Tijuca yang kerap diabadikan para wisatawan. (Foto: guiaviajarmelhor.com.br)[/caption]

Parque Nacional de Tijuca atau yang lebih dikenal dengan Tijuca Nasional Park merupakan taman nasional yang sangat hijau dan berbukit-bukit yang merupakan bagian dari Kota Rio de Janeiro. Taman nasional ini merupakan tempat perlindungan aneka satwa dan tumbuhan khas Brazil.

Tempat ini menjadi tujuan wajib untuk traveller yang menyukai hiking dan trekking. Apalagi di sana terdapat kebun kopi yang luas dengan pemandangan yang indah.

Di dalam taman nasional yang diklaim sebagai hutan kota terbesar di dunia ini banyak terdapat atraksi wisata outing. Patung Kristus Sang Penebus di puncak Bukit Corcovado juga merupakan bagian dari taman ini. Selain itu kita dapat menikmati indahnya Air Terjun Cascatinha, Mesa de Imperador yaitu meja piknik dari granit yang berukuran raksasa dan juga lukisan mural karya Candido Portinari.

Itulah 7 destinasi instagramable favorit yang kami pilih untuk pembaca Travel Today. Jadi segeralah tentukan jadwal liburan dan pilihlah Rio de Janeiro sebagai tujuan. Anda akan menikmati hari-hari yang menakjubkan di salah satu kota terindah di dunia ini.

Zahrudin Haris | traveltoday
Read more

Monday, February 27, 2017

7 Spot Wajib Kunjung di Amsterdam

Amsterdam merupakan salah satu kota tujuan wisata utama di Eropa. Hampir semua paket liburan ke Eropa yang dipasarkan oleh perusahaan tour & travel di Indonesia memasukkan kota ini sebagai salah satu tujuan persinggahannya. Kota yang namanya diambil dari sebuah bendungan di sungai Amstel yaitu Amstelredamme ini memang sangat menarik untuk dikunjungi. Banyak destinasi wisata yang dapat menjadi pilihan. Redaksi traveltoday memilih tujuh destinasi wisata yang menarik untuk Anda kunjungi:

  1. Museumplein


[caption id="attachment_1217" align="aligncenter" width="640"] Museumplein menjadi spot sahib kunjung pertama di Amsterdam. (Foto: amsterdamlayovers.com)[/caption]

Untuk posisi pertama kami pilih Museumplein atau biasa disebut juga Museum Square. Museumplein adalah sebuah area terbuka yang sangat luas seperti area Kota Tua di Jakarta yang di sekitarnya banyak berdiri bangunan museum bersejarah dengan bentuk bangunan yang indah. Diantaranya Museum Van Gogh, Museum Stedleijk, Rijksmuseum, Diamond Museum (Museum Berlian), dan Gedung Royal Concert Hall (Royal Concert Gebouw).

Untuk pencinta museum dan sejarah, tempat ini menjadi surga pariwisata yang wajib dikunjungi. Sejak dulu, area Musiumplein yang sangat luas ini selalu menjadi tempat berkumpul, bukan hanya warga lokal namun juga wisatawan mancanegara. Seringkali area ini dipakai untuk acara-acara besar yang melibatkan ribuan warga di Amsterdam. Baik untuk festival, perayaan maupun demontrasi massa. Termasuk juga untuk nonton bareng pertandingan sepak bola. Maka jika anda liburan ke Amsterdam, catatlah Museumplain di bagian pertama.

  1. Rijksmuseum


[caption id="attachment_1218" align="aligncenter" width="640"] Rijkmuseum masih terawat dengan baik. (Foto: visionoftravel.org)[/caption]

Di posisi kedua kami pilih Rijksmuseum. Museum nasional Belanda ini terletak di Museumplein, di bagian timur atau bagian selatan pusat kota Amsterdam. Museum ini dirancang oleh Pierre Cuypers dan pertama kali dibuka pada tahun 1885.

Rijkmuseum menyimpan puluhan ribu koleksi sejarah dan artefak seni yang berasal dari tahun 1200-an hingga kini. Museum ini sangat terkenal di Belanda dan menjadi salah satu destinasi yang wajib dikunjungi di Amsterdam. Menurut data tahun 2013, Rijkmuseum dikunjungi oleh lebih dari 2,2 juta wisawatan mancanegara.

Jika anda mengunjungi museum ini, jangan lewatkan untuk berfoto di depan tulisan “I Amsterdam” yang terletak di depan museum dan telah menjadi ikon kota Amsterdam.

  1. Dam Square


[caption id="attachment_1219" align="aligncenter" width="647"] Dam Square menjadi ruang publik yang sangat terkenal di Amsterdam. (Foto: wallgot.com)[/caption]

Selanjutnya kita menuju ke De Dam atau Dam Square yang merupakan alun-alun kota Amsterdam. Alun-alun ini terletak di pusat kota dan dikelilingi oleh banyak bangunan bersejarah yang sangat terkenal seperti Istana Royal Palace of Amsterdam, Gereja Nieuwe Kerk yang indah, Museum Madame Tussaud, pabrik pengasahan berlian, dan juga banyak shopping center yang menjual brand-brand ternama.

Berjalan-jalan di Dam Square seperti menikmati kejayaan zaman dahulu dengan bangunan-bangunan berarsitektur indah namun berisi banyak brand produk kekinian. Sambil menikmati dan berfoto-foto dengan latar gedung-gedung tua tersebut, traveller bisa juga berbelanja di banyak gerai busana dan juga toko-toko suvenir. Oleh karena itulah tempat ini selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan. Apalagi di sore hari menjelang malam, Dam Square selalu penuh oleh wisatawan dari seluruh dunia yang berkunjung ke Amsterdam.

  1. Kanal Amsterdam


[caption id="attachment_1220" align="aligncenter" width="640"] Sejumlah kanal di Amsterdam mengundang minat untuk dijelajahi. (Foto: whereisyvette.wordpress)[/caption]

Setelah puas menikmati museum dan pusat kota Amsterdam, maka sewalah perahu atau beli paket tour Kanal Cruise untuk menyusuri kanal-kanal di kota ini. Kota yang terletak di bawah laut ini memang sangat terkenal akan keindahan kanal-kanalnya.

Ada tiga kanal utama di kota Amsterdam, yaitu Herengracht, Prinsengracht, dan Keizersgracht. Kanal-kanal tersebut membentuk sabuk konsentris di sekitar kota yang dikenal sebagai Grachtengordel. Kanal-kanal yang memiliki panjang hingga 100 kilometer ini merupakan simbol kota Amsterdam serta memiliki nilai budaya dan sejarah yang tinggi. Pada tahun 2010, World Heritage Committee (Komite Warisan Dunia) memutuskan untuk memasukkan daerah cincin kanal abad ke-17 di Amsterdam ini ke dalam Daftar Warisan Dunia UNESCO.

Ada banyak pilihan tur kanal di Amsterdam. Namun yang paling menarik menurut travel today adalah Golden Bend, yaitu tur kanal yang melintasi Leidsestraat sampai Vijzelstraat. Kita akan diajak untuk menikmati pemandangan bangunan-bangunan tua di sepanjang kanal yang paling indah dan megah di sana. Di ujung kanal ada satu bangunan berbentuk perahu yang berlogo VOC, yang dulu mempunyai sejarah yang sangat panjang di Indonesia.

  1. Anne Frank’s House


[caption id="attachment_1221" align="aligncenter" width="647"] Anne Frank's House tetap menjadi daya tarik untuk dikunjungi. Kisah kemanusiaan tertinggal di sana. (Foto: eurocheap.com)[/caption]

Anne Frank’s House atau Anne Frank Huise adalah bangunan tempat persembunyian Anne Frank dan keluarganya yang sekarang dijadikan museum. Anne Frank adalah seorang anak perempuan biasa yang lahir tahun 1929 keturunan Jerman-Yahudi. Anne Frank dan keluarga hidup dalam persembunyian pada masa perang dunia kedua. Ketika itu Adolf Hitler berusaha menghapuskan seluruh bangsa Yahudi dan keturunannya dari muka bumi.

Selama lebih dari dua tahun dalam persembunyiannya, Anne Frank menulis buku harian yang menceritakan kehidupan sehari-harinya saat berada dalam persembunyian. Keluarga Anne Frank hidup di rumah tersebut sejak tahun 1922 sampai 1944. Anne Frank dan keluarganya akhirnya ditemukan oleh NAZI pada tahun 1944 dan dikirim ke kamp konsentrasi NAZI sampai menemui ajalnya.

Museum Anne Frank’s House yang menjadi lokasi shooting film The Fault in Our Star ini, terletak di pusat kota Amsterdam. Museum ini benar-benar menceritakan dan menjadi bukti kekejaman NAZI pada masa itu.

Buku harian Anne Frank yang asli beserta beberapa buku catatan lain dipajang sebagai bagian dari pameran tetap di Anne Frank House ini. Koleksi dan pameran temporer memfokuskan diri pada penyiksaan terhadap orang-orang beragama Yahudi pada masa perang, fasisme kontemporer, rasisme dan anti-Semitisme. Dalam museum ini anda akan melihat sendiri bagaimana Anne, keluarganya serta orang-orang lain hidup bersembunyi dari pendudukan Jerman.

Berkunjung ke museum ini benar-benar merupakan pengalaman yang mengharukan. Museum ini telah menyentuh hati jutaan wisatawan dari seluruh dunia. Jangan lewatkan untuk berkunjung ke Anne Frank’s House dan rasakanlah bagaimana rasanya hidup dalam persembunyian pada masa itu.

  1. Pasar Bunga Terapung


[caption id="attachment_1222" align="aligncenter" width="640"] Bloemenmarkt atau pasar bunga terapung melekatkan identitas Belanda dan bunga-bunganya. (Foto: prompguide.com)[/caption]

Buat pencinta bunga, pasar ini adalah surganya. Pasar Bunga Terapung dalam bahasa Belanda disebut Bloemenmarkt namun lebih terkenal dengan nama Floating Flower Market, adalah pasar bunga terapung yang terdapat di Amsterdam. Pasar bunga terapung ini menempati kios-kios transparan yang terapung di sepanjang tepi Kanal Singel. Pasar yang telah ada sejak tahun 1862 ini telah ditetapkan sebagai salah satu situs warisan dunia UNESCO.

Di pasar bunga yang di klaim sebagai pasar bunga terapung satu-satunya di dunia ini, traveller dapat menjumpai berbagai jenis bunga dari seluruh dunia. Termasuk bunga khas Belanda yaitu bunga tulip dalam berbagai warna.

Pasar bunga ini tidak hanya menjual bunga potong namun juga ada dalam bentuk buket yang sudah dibentuk dan diberi pita. Tapi juga bunga-bunga yang masih berada di dalam pot yang sudah siap potong maupun yang baru ditanam. Dan juga benih-benih bunga yang siap di ekspor dan dijadikan oleh-oleh khas Balanda. Tentu saja pasar bunga ini menjadi tempat berfoto yang sangat menarik dan instagramable.

  1. De Gooyer Windmill


[caption id="attachment_1223" align="aligncenter" width="640"] Kincir angin De Gooyer tetap gaga berdiri sebagai penjaga identitas Amsterdam. (Foto: panoramio.com)[/caption]

Berkunjung ke Amsterdam tidaklah pas tanpa mengunjungi ikon Negeri Belanda yaitu kincir angin. Setiap wisatawan yang berkunjung ke Amsterdam pasti menyempatkan diri untuk berfoto dengan latar belakang kincir angin. Untuk itu traveltoday mengajak wisawatan mengunjungi kincir angin dari kayu yang paling tinggi dan paling tua di kota Amsterdam, yaitu De Gooyer Windmill.

De Gooyer Windmill adalah salah satu dari delapan kincir angin kuno yang masih tersisa di Amsterdam. Kincir Angin ini menjadi yang paling terkenal dibandingkan dengan tujuh kincir angin lainnya. Karena letaknya yang berdekatan dengan Museum Maritime dan kawasan kota bersejarah Amsterdam. Juga berdampingan dengan tempat pengolahan bir (brewery) yang terkenal. Kita bisa menikmati bir langsung dari pabriknya dan bisa melihat secara langsung proses pengolahannya.

Jangan lewatkan berkunjung dan berfoto di depan De Gooyer Windmill sambil menikmati segelas bir. Menarik, bukan? Tunggu apa lagi?

Zahrudin Haris | traveltoday
Read more

Friday, February 3, 2017

7 Destinasi Paling Menarik di Barcelona

Barcelona telah menjadi salah satu kota yang ingin dikunjungi oleh banyak orang. Kota yang menjadi salah satu cagar budaya dunia ini adalah magnet bagi mereka yang mencintai perjalanan dan mencari pengalaman baru.

Magnet terbesar Barcelona tentu saja tim sepakbola mereka yang termasyur itu. FC Barcelona telah menjelma menjadi salah satu aset berharga bagi kota. Tetapi, tak pernah cukup bagi siapapun yang datang ke Barcelona hanya untuk sekadar meneguk nikmat sepakbola. Barcelona punya sejumlah destinasi menarik yang akan memuaskan siapa saja yang singgah di sana.

Ini 7 destinasi yang paling menarik menurut Travel Today yang wajib anda kunjungi jika anda berlibur ke Barcelona:

La Sagrada Familia

[caption id="attachment_1091" align="aligncenter" width="750"] foto: ArchDaily[/caption]

Gereja La Sagrada Familia adalah daya tarik wisata nomor satu di Barcelona. Bangunan luar biasa ini didirikan pada tahun 1882 dan terus dibangun hingga saat ini. Hanya 8 menara dari 18 menara yang saat ini telah selesai. Bangunan yang sangat megah dan indah ini dirancang oleh Antoni Gaudi, seorang arsitek yang sangat terkenal di zamannya. Diharapkan Basilika La Sagrada Familia akan selesai dibangun pada tahun 2016, bertepatan dengan peringatan 100 tahun kematian Gaudi yang meninggal pada tahun 1926 lalu.

La Sagrada Familia adalah wujud dari sebuah komitmen, pengabdian, dan dedikasi dari seorang Gaudi. Basilika ini menarik wisatawan mancanegara lebih dari 3 juta orang setiap tahunnya.

Casa Mila

[caption id="attachment_1092" align="aligncenter" width="936"] foto: TravelDigg[/caption]

Casa Mila yang juga dikenal dengan nama La Pedrera ini adalah sebuah bangunan yang sangat eksentrik yang juga dirancang oleh Antoni Gaudi. Bangunan bersejarah ini mulai dibangun sejak tahun 1906 dan selesai di tahun 1912. Bangunan yang berbentuk meliuk-liuk dan sangat unik ini dianggap sebagai karya yang paling menarik dari seorang Antoni Gaudi.

Jika anda masuk ke dalam, maka anda akan melihat banyak karya Gaudi lainnya. Di Casa Mila Anda dapat berwisata, melihat pameran dan menikmati konser musim panas di teras bagian atapnya. Atau datanglah ke lantai pertama, dimana terdapat Casa Mila Cafe yang menyuguhkan berbagai jenis minuman termasuk kopi khas Spanyol yang terkenal akan kenikmatannya. Bangunan ini menjadi salah satu bangunan yang wajib anda kunjungi ketika liburan ke Barcelona.

Park Guell

[caption id="attachment_1090" align="aligncenter" width="800"] foto: fattiretours[/caption]

Taman Guell ini merupakan taman yang sangat indah yang juga dirancang oleh Antoni Gaudi. Taman yang menjadi salah satu Situs Warisan Dunia Unesco ini terletak di atas bukit Carmel. Untuk mencapainya kita harus sedikit berjalan kaki. Taman ini sangat luas. Perlu lebih dari setengah hari untuk menjelajahinya.

Park Guell dirancang oleh Gaudi untuk menjadi perumahan dan taman yang sangat ekslusif pada zamannya. Namun karena kurangnya peminat akan perumahan ini, maka pada tahun 1923, taman ini diserahkan kepada dewan kota. Dan sejak itu taman ini terbuka untuk umum dan menjadi salah satu ikon pariwisata di kota Barcelona.

Poble Village Espanyol

[caption id="attachment_1093" align="aligncenter" width="687"] foto: across-spain[/caption]

Desa wisata yang sangat indah ini dirancang oleh salah seorang arsitek terkenal Spanyol lainnya bernama Joseph Puigi Cadafalch. Desa ini dibangun pada tahun 1929 sebagai percobaan arsitektur untuk sebuah desa ideal di Spanyol. Pada tahun tersebut Spanyol mengadakan pameran terbesar yaitu World Fair dan Pameran Universal di Barcelona.

Desa ini dirancang sebagai percontohan sebuah desa yang ideal  yang mewakili arsitektur Spanyol yang sangat terkenal. Namun setelah pameran tersebut selesai, atas permintaan banyak warga, desa ini tidak turut dibongkar. Dan sekarang desa ini diisi oleh banyak cafe, klab malam, restoran, dan juga toko-toko kerajinan tangan khas Catalan.

Las Ramblas

[caption id="attachment_1094" align="aligncenter" width="686"] foto: Sunshine[/caption]

Las Ramblas merupakan boulevard paling terkenal di Barcelona. Jalan pedestrian sepanjang 1,2 kilometer ini membentang dari mulai Barri Ghotic menuju El Raval di pusat kota Barcelona. Las Ramblas sangat terkenal di kalangan warga lokal dan wisatawan mancanegara.

Sepanjang jalan di Las Ramblas terdapat toko-toko kecil yang menjual makanan, barang-barang antik, souvenir, dan produk lokal. Ditambah lagi dengan banyaknya penampilan para seniman jalanan yang sangat menarik. Mereka tampil dengan kostum berwarna-warni dan memberikan hiburan kepada wisatawan yang berlalu-lalang memenuhi jalan ini. Berkunjunglah di sore hari dan berjalanlah pelan menikmati semua keindahan pusat Catalan ini.

Plaza De Catalunya

[caption id="attachment_1095" align="aligncenter" width="689"] foto: A View On Cities[/caption]

Dari Las Ramblas berjalanlah terus dan anda akan sampai di Plaza de Catalunya. Plaza de Catalunya atau yang juga terkenal dengan nama Catalunya Square adalah sebuah lapangan luas yang merupakan pusat kota Barcelona.

Plaza de Catalunya merupakan pertemuan dari beberapa jalan utama di Barcelona. Seperti Rambla de la Catalunya, Portal del I’Angel atau La Rambla, dan Passeig de la gracia.

Di lapangan seluas lebih kurang lima hektar ini, berdiri berbagai macam patung, monumen dan air mancur yang sangat terkenal yaitu Catalunya a Francesc Marcia. Berfotolah dengan latar belakang gedung-gedung tua yang cantik, air mancur yang sangat menarik dan tentu saja ribuan burung merpati yang akan membuat foto anda semakin indah.

Museu Nacional D’Art Catalunya

[caption id="attachment_1096" align="aligncenter" width="685"] foto: Barcelona Turisme[/caption]

Museu Nacional d’art Catalunya (MNAC) adalah Museum Seni Catalan yang terletak di bukit Montjuic. Museum ini berdekatan dengan Kastil Montjuic yang juga sangat terkenal dan menjadi pusat kunjungan wisatawan.

MNAC pertama kali dibuka pada tahun 1934. Ada 290 ribu koleksi yang disimpan di museum ini. Yang sangat terkenal adalah lukisan-lukisan Gereja Katolik Roma yang dibuat pada abad ke-19 sampai dengan abad ke-20.

Museum ini juga menyimpan koleksi lukisan gothic dari abad ke-13. Di dalam museum ini juga terdapat perpustakaan dan pusat pendidikan. Jadi buat traveller yang ingin tahu sejarah peradaban Barcelona, Catalan, dan juga Spanyol silakan berkunjung ke museum ini. Museum ini buka setiap hari Selasa sampai Minggu, mulai pukul 10.00 pagi sampai dengan pukul 08.00 malam waktu setempat.

Setelah mengunjungi tempat-tempat tersebut di atas, jangan lupa untuk menikmati suasana pantai di Barcelona. Sambil menyelonjorkan kaki di kafe dan restoran yang banyak terdapat di sepanjang pantai, isilah perut anda dengan berbagai macam makanan khas Spanyol yang nikmat. Atau cucilah mata anda dengan melihat keindahan pemandangan sekitar pantai dan tentu saja wanita-wanita Barcelona yang sangat terkenal akan kecantikannya.

Itulah rekomendasi Travel Today yang pernah berkunjung ke sana dan berharap suatu saat bisa kembali menikmati eksotisme Barcelona. Bagaimana dengan Anda? Jadi, tunggu apa lagi?

Zahrudin Haris, traveltoday
Read more

Sunday, December 18, 2016

7 Wisata Alam Anti-mainstream di Bandung

Destinasi wisata Bandung terkenal dengan banyak destinasi wisata alam yang sudah diketahui banyak orang. Bandung tetap menjadi destinasi wisata paling favorit warga ibukota. Terbukti setiap akhir pekan dan libur panjang, jalur tol dan tiket kereta ke Bandung selalu penuh dan habis dipesan. Tak ayal jika kereta cepat jalur Bandung-Jakarta benar-benar akan menjadi alternatif wisata yang paling ditunggu warga ibukota.

Nah, Ada beberapa destinasi wisata alam di Bandung yang hanya diketahui oleh sedikit orang. Sehingga liburan Anda ke Bandung bisa sedikit anti-mainstream. Berikut 7 wisata alam anti-mainstream di Bandung selain Bukit Moko dan Tebing Keraton!

Meresapi hari di Situ Cileunca


Situ Cileunca yang berada di Pengalengan ini bisa dicapai dengan kendaraan umum jurusan Bandung – Pengalengan dengan waktu tempuh kira–kira sekitar 2 hingga 3 jam. Atau bisa juga dengan menggunakan kendaraan pribadi dan sewaan dari kota Bandung. Tiket masuk menuju Situ Cileunca cukup murah untuk destinasi wisata yang begitu menyenangkan ini.



 

Memacu adrenalin di Trek Palintang


Palintang sebenarnya adalah nama sebuah kampung di Desa Cipanjalu, Kecamatan Cilengkrang, Bandung Timur. Kampung yang terletak sekitar 8 km di utara Ujung Berung ini adalah tempat favorit bagi para pehobi sepeda gunung uphill dan offroad. Memang untuk kalangan pencinta olahraga sepeda off road dan uphil trek yang satu ini sudah terkenal.



 

Bertualang di Sungai Citarum

Ingin pengalaman yang berbeda dan sedikit memacu adrenalin sekaligus bermain air? Anda harus sesekali mencoba derasnya aliran Sungai Citarum. Jeram Sungai Citarum bisa dilalui dengan menempuh waktu 2-3 jam. Selama perjalanan akan melewati beberapa arus yang cukup menantang. Apalagi waktu tersebut akan terasa cepat berlalu ketika Anda sudah asyik diombang–ambing oleh derasnya air sungai Citarum. Lokasi sungai ini berada di Desa Cisameng, yang bisa dicapai dengan mudah dari Bandung.

Menyusuri hutan pinus batu kuda


Situs Batu Kuda ini adalah sebuah objek wisata yang berada di Gunung Manglayang Bandung Timur. Dikenal dengan nama Batu Kuda karena mitos masyarakat setempat yang bercerita pernah ada sekor kuda yang bisa terbang dari arah selatan, yaitu Kuda Sembrani. Nah, ketika sedang terbang melewati Gunung Manglayang, si kuda tadi jatuh dan terjebak hingga tempat dia jatuh menjadi kubangan. Sekarang kuda dalam cerita mitos tersebut terlihat dalam wujud batu yang mirip kuda.



 

Menengok gua bersejarah di Bandung, Gua Pawon




“Pawon” dalam bahasa Jawa artinya adalah dapur, namun di Bandung, Pawon ini adalah nama destinasi wisata. Meski belum begitu terkenal, Gua Pawon yang terletak di Desa Masigit ini pernah menggemparkan. Karena di dalamnya ditemukan lebih dari 20.000 buah tulang manusia. Diperkirakan tulang belulang tadi adalah milik manusia purba, pendahulu suku Sunda. Tiket masuknya sangat terjangkau dan kerap dijadikan destinasi edukasi bagi pelajar sekitar Bandung.

Menyatu di kanopi alam Tahura Ir H Juanda



Tempat ini adalah sebuah taman seluas sekitar 590 hektar. Anda bisa menikmati udara sejuk sambil menikmati 2.500 jenis tanaman yang tumbuh subur. Selain bisa menikmati pemandangan alamnya, ada objek wisata Gua Jepang dan Gua Belanda yang bisa dikunjungi ketika berkunjung ke taman tersebut. Tahura atau Taman Hutan Raya ini adalah tempat liburan di Bandung yang juga cocok untuk kesehatan Anda. Tebing Keraton pun masih termasuk dalam wilayah Tahura, namun posisinya berada di puncak.

Biar enteng jodoh, gunjungilah Gua Putri



Ingin segera bertemu jodoh? Segera liburan ke Bandung, lalu bergegaslah ke Gua Putri yang terletak di Cililin, sekitar 35 kilometer dari pusat Kota Bandung. Menurut kepercayaan masyarakat sekitar, konon katanya bila datang ke tempat ini bisa bikin enteng jodoh. Informasi dari masyarakat setempat, di dalam Gua Putri ini terdapat mata air yang memiliki kekuatan mistis. Dipercaya siapa saja yang minum atau mencuci bagian tubuh dari mata air tersebut, ia akan cepat bertemu dengan jodohnya.

sumber: liputan6.com



Read more

7 Destinasi Wisata yang Belum Kamu Coba di Bali

Salah satu mengapa Bali masih menjadi destinasi wisata favorit adalah infrastruktur pariwisatanya yang memadai. Apalagi Bali kini bukan lagi milik kalangan berduit saja, pasalnya tiap orang saat ini bisa melancong ke Bali tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.



Pulau Dewata memang memberikan surga wisata yang lengkap, mulai dari keindahan alam hingga kekayaan budaya dan adat-istiadat. Namun bagi Anda yang ingin merasakan sensasi wisata yang tak biasa di Bali, berikut beberapa destinasi wisata anti-mainstream yang layak masuk dalam daftar destinasi wisata Anda selanjutnya, seperti disusun tim travel Liputan6.com, Kamis (26/5/2016).

Menikmati senja di Pantai Gunung Payung




Pantai Gunung Payung (blog.reservasi.com)



 

Pantai ini tidak terkenal seperti pantai Kuta dan Sanur, tapi pesonanya tak bisa dipandang sebelah mata. Pantai ini berlokasi di Desa Kutuh, Kuta Selatan, kabupaten Badung. Pantainya sangat alami dengan pasir putih dan jejeran tebing tinggi.

Sementara area sekitarnya adalah kawasan suci, tempat dibangunnya Pura Dhang Kahyanga Gunung Payung. Ketika datang ke pantai ini, serasa menjadi pantai milik pribadi karena belum terlalu banyak wistawan yang mengetahuinya. Kalaupun ada, biasanya hanya para surfer yang sering datang ke tempat ini.

Memang posisi pantai yang menghadap ke arah laut selatan membuat ombak cukup tinggi, otomatis menjadikannya pantai ini merupakan pantai favorit para surfer. Suasana yang masih sangat alami, pemandangan air laut yang biru, ditambah keheningan alam, membuat siapa pun akan merasa sangat nyaman saat berada di tempat ini.

Takjub dengan arsitektur bangunan di Taman Ujung




Taman Ujung Bali (blog.reservasi.com)



 

Arsitektur bangunan di Taman Ujung merupakan bangunan bersejarah peninggalan salah satu kerajaan yang pernah berdiri di Bali, yaitu kerajaan Karangasem. Kini taman Ujung merupakan salah satu destinasi wisata yang tak bisa dilewatkan. Taman ini juga dikenal sebagai Taman Sukasada, taman yang berada di Banjar Ujung, Desa Tumbu, Kecamatan Karangasem, Bali Timur.

Sejatinya Taman Ujung ini adalah sebuah Istana Air yang selesai dibangun pada tahun 1921 oleh Raja Karangasem I Gusti Bagus Jelantik. Dulunya taman ini luasnya hampir sekitar 400 hektar, namun karena sebagian besar lahan dibagi – bagi kepada masyarakat sekitar, sekarang luasnya diperkirakan tersisa 10 hektar. Meskipun merupakan properti pribadi Puri Karangasem, siapa pun boleh mengunjunginya. Biasanya banyak wisatawan yang berkunjung ke Taman Ujung untuk melakukan sesi foto pre-wedding.

Jalan sore di Hutan Mangrove Bali Selatan




Hutan Mangrove (blog.reservasi.com)



 

Jika wisatawan sedang tidak ingin bermain di pantai pasir putih atau berjemur di Pantai di Bali. Tenang saja, Bali tidak akan membuat Anda bosan. Masih di Bali Selatan, lokasinya berada di dekat Suwung, persis disamping jalan By Pass Ngurah Rai terdapat sebuah Hutan Mangrove yang bisa dijadikan tujuan alternatif selain pantai. Destinasinya tidak jauh dari Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. Untuk mencari tiket pesawat murah ke Bali, Anda bisa mengaksesnya di situs reservasi.com.

Di Hutan Mangrove wisatawan bisa berjalan – jalan santai melewati jalan setapak dari kayu yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Tiket masuknya hanya 5000 rupiah per-orang, harga yang murah untuk destinasi yang begitu segar di tengah panasnya Pulau Bali. Biasanya Hutan Mangrove ini ramai ketika siang hari, dan pengunjungnya lebih banyak wisatawan lokal dibandingkan dengan wisatawan mancanegara.







Menyapa puncak tertinggi Bali, Puncak Gunung Agung





Puncak Gunung Agung (blog.reservasi.com)



 

Pulau Bali juga mempunyai gunung tinggi dengan puncaknya berada pada ketinggian 3.031 mdpl. Ada beberapa jalur pendakian yang bisa dipilih untuk mencapai bibir kawah Gunung Agung. Seperti dari sisi selatan bisa melalui Pura Pasar Agung, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem, atau dari sisi tenggara melalui Budakeling lewat Nangka. Jalur lainnya yaitu melalui sisi barat daya lewat Pura Besakih. Jalur terakhir inilah juga paling populer dikalangan para pendaki. Karena untuk menggapai puncak tertingginya hanya bisa dilalui melalui komplek pura terbesar di Bali ini. Dari puncak Gunung Agung, wisatawan bisa melihat dari dekat lubang kawah yang berdiameter sekitar 500 meter.

Menghindar dari kebisingan kota dan menikmati sunyi di Nusa Lembongan




Nusa Lembongan (blog.scubacenterasia.com)



 

Wisatawan yang ingin merasakan suasana yang berbeda di Bali pasti menyeberang ke Nusa Lembongan ini. Wisatawan dapat menyeberang dengan menggunakan public boat atau fastboat. Sekali jalan biasanya harus membayar mulai dari Rp 35 ribu–60 ribu, tergantung operator yang menyewakan perahu. Tidak cuma pantai saja, di Nusa Lembongan pun para wisatawan bisa melihat Gua Sarang Walet Batu Melawang, Rawa-rawa Pegadungan, hingga rumah bawah tanah yang dinamakan Gala-Gala. Di Nusa Lembongan juga bisa melakukan aktivitas lain, seperti wisata pantai, berselancar, snorkeling, dan menyelam.

Lompat Dengan Semangat dari Nusa Ceningan Cliff Jump Point




Pacu Adrenaline Dari Puncak (arielspoint.com)



 

Cliff Jump Point adalah nama salah satu tempat di Nusa Ceningan yang merupakan tempat favorit bagi para pemacu adrenalin. Dari Cliff Jump Point Nusa Ceningan Anda bisa terjun bebas, hingga menikmati segarnya Blue Lagoon. Namun Anda harus benar-benar berani untuk meloncat juga memiliki keterampilan berenang yang andal.

Menyegarkan diri di Air Terjun Git-git




Air Terjun Git Git Bali (wisatabaliutara.com)



 

Di utara Pulau Bali yang tenang, tersimpan banyak destinasi menarik seperti yang satu ini. Dikenal dengan nama Gitgit, destinasi yang satu ini adalah sebuah air terjun yang terletak di Singaraja, Bali. Tepatnya Air terjun ini terletak di Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Buleleng, yang berjarak 11 km ke arah selatan dari Singaraja.

Air terjun ini mempunyai ketinggian 35 meter dan merupakan air terjun tertinggi di Pulau Bali. Dengan suasana alaminya, tempat ini sangat cocok untuk para pecinta wisata trekking, dengan medan berkelok dan naik turun disertai pemandangan hutan yang alami. Bonusnya, ketika sudah sampai di bagian air terjun, Anda bisa langsung menyegarkan diri dengan mandi di Air Terjun Gitgit. Untuk pengalaman yang lebih menyenangkan, sebaiknya Anda berkunjung ke destinasi wisata air terjun ini ketika musim kemarau

sumber: liputan6.com


Read more

Sunday, December 11, 2016

7 Tempat Terbaik Untuk Melihat Kembang Api Tahun Baru 2017 di Asia



Tahun Baru adalah salah satu perayaan yang paling ditunggu-tunggu banyak orang. Mulai dari pertunjukan kembang api, perhitungan mundur, serta segala bunyi-bunyian yang mendadak terdengar merdu membuat suasana semakin seru. Kembang api sendiri merupakan salah satu ikon Tahun Baru yang tak kalah hebat dari resolusi. Jika Anda penggemar cahaya dan ingin mengikuti pesta pergantian tahun dengan meriah, pergilah ke salah satu dari 7 negara ini untuk menyaksikan pertunjukan kembang api terbaik yang pernah ada.


1. Bali, Indonesia




Selain terkenal akan pantainya yang cantik, budayanya yang kental, dan makanannya yang nikmat, Bali terkenal akan nightlife-nya. Bisa dibilang, Bali dan pesta merupakan sahabat baik, apalagi di malam pergantian tahun. Berencana ke Bali untuk merayakan Tahun Baru 2017? Pastikan Anda berada di sekitar daerah Kuta, Legian, Seminyak, dan Lapangan Puputan Badung untuk menyaksikan pertunjukan kembang api yang meriah.

2. Singapura




Singapura selalu punya serentetan pesta besar untuk menyambut Tahun Baru setiap tahunnya. Tak terkecuali tahun ini.

Jika Anda berencana ke Singapura untuk liburan sekaligus merayakan pergantian tahun, Anda bisa mengikuti kemeriahan pesta di pinggir pantai yang terjadi di Siloso Beach atau Tanjong Beach Club. Anda juga bisa main di sekitar daerah Clarke Quay untuk pesta akhir tahun yang lebih santai. Sementara untuk Anda yang ingin ikut meramaikan pesta kembang api dan acara hitung mundur yang lebih besar, Anda tidak boleh melewatkan pesta di Marina Bay dan Singapore Flyer.

3. Kuala Lumpur, Malaysia




Kuala Lumpur mungkin tidak sepopuler Singapura sebagai destinasi pesta akhir tahun. Namun sebetulnya, Kuala Lumpur memiliki pertunjukan kembang api yang tidak kalah menarik. Walaupun pesta kembang api berpusat di KLCC dan Petronas Tower, sebetulnya area perbelanjaan lain seperti Sunway Pyramid, Damansara Mutiara, Bukit Merdeka, dan Dataran Merdeka juga telah mempersiapkan atraksi kembang apinya masing-masing. Jadi, Anda tidak perlu bingung mencari lokasi untuk mengikuti acara hitung mundur yang seru, karena terdapat banyak tempat yang bisa Anda pilih di sana.

4. Ho Chi Minh City, Vietnam




Ho Chi Minh City mungkin masih belum menjadi destinasi favorit wisatawan Indonesia. Padahal Ho Chi Minh City menyimpan begitu banyak pesona yang akan membuat traveler Indonesia jatuh cinta.

Cobalah ke Ho Chi Minh City untuk merayakan pergantian tahun. Anda akan melihat cara berbagai klub malam, bar, hotel, dan restoran di Ho Chi Minh City merayakan Tahun Baru, mulai dari DJ yang memainkan musik dengan asyiknya, pesta hangat yang terjadi di berbagai rooftop hotel sambil bisa menikmati pesta kembang api, hingga ragam makanan enak yang bisa Anda cicipi di Ben Thanh Market di malam hari.

Ingin merasakan atmosfir yang sedikit lebih tenang? Datanglah ke salah satu taman yang ada di Ho Chi Minh City, seperti Dam Sen Culture Park, Suoi Tien Culture Park, Tao Dan Park, dan Saigon Zoo (Thao Cam Vien) Park. Anda akan melihat pertunjukan musik, permainan seru, dan berbagai pameran meriah yang ikut merayakan datangnya tahun baru.

5. Taipei, Taiwan




Taipei adalah salah satu destinasi terfavorit turis dari berbagai belahan dunia untuk pesta pergantian tahun, bahkan mengalahkan London, Paris, Tokyo, atau New York. Salah satu alasannya adalah karena Taipei selalu membuat pesta malam tahun baru yang bombastis, dengan pertunjukan kembang api yang berpusat di gedung tertinggi di Taipei, Taipei 101. Sementara beragam klub malam, hotel, dan bar pun membuat pesta akhir tahun mereka masing-masing yang juga tidak kalah seru.

6. Tokyo, Jepang




Secara umum, Tokyo tergolong lebih tradisional dalam menyambut Tahun Baru. Selain kumpul keluarga, ada pula tradisi membunyikan lonceng sebanyak 108 kali di semua kuil Buddha yang ada di penjuru kota. Selain itu, penduduk Jepang memiliki tradisi untuk melihat matahari terbit pertama di Tahun Baru, yang dikenal dengan istilah Hatsuhinode. Orang-orang biasa naik ke atas gunung atau pergi ke pantai untuk mendapatkan sunrise terbaik.

Namun sebetulnya, Tokyo juga memiliki pesta kembang api yang sangat meriah, yang berlokasi di Tokyo Disneyland. Jika Anda berencana melihat pertunjukan kembang api di tempat paling berbahagia di dunia ini, Anda harus memesan tiketnya jauh-jauh hari.

7. Dubai, Uni Emirat Arab




Tahun 2014 Dubai memecahkan Guiness Book of World Records untuk kategori Pertunjukan Kembang Api Terbesar di Dunia. Tahun-tahun berikutnya, Dubai terus menerus mengadakan pesta akhir tahun yang sulit ditandingi negara lain.

Salah satu yang paling terkenal adalah Perayaan Malam Tahun Baru di Downtown Dubai yang menampilkan pertunjukan tari dan musik yang spektakuler di Burj Khalifa, disertai dengan pertunjukan api dan cahaya yang diproyeksikan langsung ke layar setinggi 210 meter. Acara ini membuat banyak orang berkata bahwa pesta pergantian tahun di Dubai adalah salah satu yang akan dikenang seumur hidup. Tidak percaya? Berarti Anda harus menyaksikannya sendiri untuk membuktikannya.

Jadi, mana tempat yang Anda pilih untuk melihat pesta kembang api dan merayakan pergantian tahun ke tahun 2017 nanti?

sumber: skyscanner.co.id
Read more

Thursday, December 8, 2016

7 Tempat Wisata di Lembang Bandung Terpopuler

Wisata alam di Lembang Bandung ini memang telah terkenal sejak dulu. Daerah Lembang berada pada dataran tinggi, dengan demikian udara di kawasan tersebut menjadi dingin dan tentu saja bersih.

Jarak tempuh menuju tempat wisata di Lembang ini tidak terlalu jauh jika ditempuh dari kota Bandung. Maka, amat disayangkan jika Anda sampai tidak mengunjungi Lembang. Dalam perjalanan menuju Lembang, Anda akan menghadapi jalanan yang berkelok dan menanjak. Ini karakteristik dasar sebuah daerah yang berada di dataran tinggi.

Para pelancong yang datang ke Lembang pada umumnya ingin menikmati pemandangan alam di sana, meski masih ada sejumlah objek wisata menarik lainnya di Lembang.

Perjalanan wisata menuju Lembang akan membawa Anda pada momen-momen untuk mencicipi tahu Lembang yang gurih, ketan bakar, serta susu murni Lembang.

Tempat Wisata di Lembang Bandung


Sejumlah tempat wisata Lembang memiliki pesona alam yang mengagumkan. Ditunjang dengan hawa udara yang sejuk dan cenderung dingin tatkala malam, berbagai kegiatan wisata di Lembang menarik minat para penikmat perjalanan. Jika Anda telah berada di kawasan wisata Lembang Bandung, kunjungilah sejumlah tempat wisata di Lembang berikut ini:

1. Gunung Tangkuban Perahu Lembang


Gunung Tangkuban Perahu adalah sebuah tempat wisata yang terkenal di Lembang Bandung. Inilah objek wisata Lembang yang menjadi landmark paling menarik dalam potret wisata Lembang.


Kawah-Ratu-Gunung-Tangkuban-Perahu-Lembang

Kawah Ratu Gunung Tangkuban Perahu Lembang




Dengan jarak tempuh sekitar 30 Km dari kota Bandung, Anda dapat mengunjungi Tangkuban Perahu Lembang yang dibuka untuk umum dari pukul 7 pagi hingga 5 sore.

Ada beberapa  area menarik di seputaran Gunung Tangkuban Perahu ini yang dapat Anda kunjungi, yaitu Kawah Upas, Kawah Ratu, Kawah Domas, dan Kawah Jurig. Anda dapat berfoto bersama teman dan keluarga dengan latar belakang kawah yang menajubkan.


Tangkuban Perahu

Tangkuban Perahu





Panorama alam di Gunung Tangkuban Perahu sungguh indah dan mengundang decak kagum. Saat mengunjungi tempat wisata ini, jangan lupa membawa jaket atau sweater. Hawa udara bisa menjadi dingin di sana.

Jika Anda ingin menginap di seputaran wisataTangkuban Perahu, terdapat sejumlah hotel dan penginapan. Juga, ada banyak penjual yang menawarkan aneka cinderamata dan buah tangan.

2. Observatorium Bosscha Lembang


Jika Anda tiba di sini, maka Anda telah mengunjungi observatorium tertua di Indonesia (didirikan tahun 1923). Di observatorium terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara ini, Anda dapat mengamati objek-objek di luar angkasa.


Observatorium Bosscha Lembang

Observatorium Bosscha Lembang




Terdapat teleskop besar untuk mengamati berbagai planet yang ada di dalam Galaksi Bima Sakti. Perlu diketahui, Bumi adalah salah satu planet dalam galaksi ini. Anda dapat mengunjungi tempat wisata Lembang yang satu ini mulai dari pukul 9 pagi hingga 1 siang atau dari pukul 5 sore hingga 8 malam.

3. Arena Pemancingan Bonita Lembang


Ini sangat cocok bagi Anda yang memiliki hobi memancing. Arena pemancingan Bonita di Lembang Bandung ini berada di atas lahan seluas 1.3 hektar dan menyediakan aneka jenis ikan, seperti ikan mas, ikan gurame, dan ikan bawal.


Arena Pemancingan Bonita Lembang

Arena Pemancingan Bonita Lembang




Selain tempat memancing, di area ini terdapat saung-saung yang dapat digunakan oleh teman-teman atau keluarga untuk bersantai dan menikmati suasana pemancingan. Arena Pemancingan Bonita saat ini lebih dikenal sebagai Saung Wangi, dan telah menjadi sebuah tempat wisata di Lembang yang patut dikunjungi.

4. Situ Lembang


Ini adalah sebuah tempat wisata Lembang yang menawarkan tempat memancing bagi Anda yang punya hobi memancing.


Situ Lembang

Situ Lembang




Ya, Anda dapat memancing di Situ Lembang, jumlah ikannya juga banyak. Selain itu, Anda dapat berkemah atau camping di area Situ Lembang ini. Hanya saja, untuk dapat sampai di Situ Lembang Anda harus menggunakan mobil atau motor yang tangguh terhadap medan jalanan bebatuan kasar.

Di tempat ini, Anda dapat menjumpai sebuah panorama indah yang dimiliki Lembang Bandung.

5. Sapu Lidi Lembang


Lokasi Sapu Lidi berada di jalan Sersan Bajuri kompleks Graha Puspa, Lembang. Sapu Lidi sangat cocok bagi Anda bersama pasangan untuk mendapatkan sebuah liburan romantis. Tak ayal, daerah ini selalu ramai dengan berbagai pasangan terutama di malam minggu.


Sapu Lidi Lembang

Sapu Lidi Lembang




Dengan suasana pedestrian dikelilingi persawahan dan danau, Anda akan memperoleh pengalaman wisata yang menyegarkan. Bersama pasangan, Anda dapat menyewa perahu untuk memutari danau tersebut. Ini adalah tempat romantis di Lembang yang harus Anda kunjungi.

6. Taman Hutan Jaya Giri Lembang


Tempat wisata Lembang yang satu ini adalah tempat yang cocok bagi para penikmat wisata alam. Di sini, Anda dapat menghilangkan kepenatan dan membuat badan terasa lebih fresh kembali. Hutan yang memiliki hawa sejuk ini memiliki luar area sekitar 7 hektar.

Hutan ini sungguh terawat, dengan demikian Anda akan mendapati pemandangan yang asri dan menyegarkan.


Taman Hutan Jaya Giri Lembang

Taman Hutan Jaya Giri Lembang




Pada umumnya, hutan Jaya Giri ini digunakan oleh para pengunjung untuk mendaki gunung ataupun aktivitas tracking hutan.

Lokasi hutan ini dekat sekali dengan Gunung Tangkuban Perahu, sebuah tempat wisata di Lembang paling terkenal.

7. Air Terjun Maribaya Lembang


Wisata Maribaya terkenal akan taman hutan alam, oleh sebab itu daerah ini merupakan kawasan hutan di Bandung yang memberikan pemandangan pepohonan menjulang tinggi serta terdapat air terjun dan pemandian air panas.


Air Terjun Maribaya Lembang Bandung

Air Terjun Maribaya Lembang Bandung




Menjelajahi kawasan Maribaya akan menyenangkan, sebab ini adalah wisata alam di Lembang yang akan membuat Anda fresh. Tetapi, kondisi alam yang dingin mungkin dapat disiasati dengan menggunakan jaket.

Anda dapat singgah ke warung-warung yang ada di kawasan ini untuk mencicipi aneka minuman penghangat badan, seperti Bandrek atau Bajigur.

sumber: initempatwisata.com
Read more